Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

Menjadi pengusaha di bidang fotografi tak harus bermodal besar. Ada cara pintar menjalankan bisnis dengan modal minim. Sewa kamera saja!

Menjalankan bisnis di bidang fotografi dan videografi saat ini menjanjikan potensi keuntungan yang sangat besar. Bahkan, untuk menjalankan usaha ini, Anda juga tak perlu membeli perlengkapan kamera, lensa, dan beragam aksesori serta perlengkapan pendukung yang harganya super mahal. Ada solusi cerdas yang bisa Anda pertimbangkan, yakni menggunakan layanan sewa kamera dan perlengkapan pendukungnya.

Dengan menggunakan layanan sewa kamera, Anda bisa menjalankan beragam jenis usaha fotografi dan videografi. Anda juga tak perlu kebingungan dalam memilih kamera, lensa, ataupun aksesori. Apalagi, saat ini Anda bisa menjumpai layanan penyewaan kamera beserta aksesori pendukungnya dengan begitu mudah, terutama ketika Anda melakukan sesi pemotretan dan pengambilan video di kota besar seperti Bandung dan Denpasar.

Pilihan Bisnis Fotografi dan Videografi yang Menguntungkan

Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

Nah, ketika menjalankan bisnis fotografi, modal utama yang perlu dimiliki tentunya adalah kemampuan mengoperasikan kamera dan pengetahuan tentang teknik-teknik fotografi. Berbekal skill tersebut, Anda pun bisa memulai langkah menjadi pengusaha di bidang fotografi. Sebagai bahan pertimbangan, ada beberapa jenis usaha yang dapat Anda jalankan, di antaranya:

  1. Jasa foto wedding dan prewedding
    Jenis usaha bidang fotografi yang bakal selalu ramai adalah fotografer wedding dan prewedding. Jasa fotografer ini memang tak selalu ramai, tetapi pada bulan-bulan tertentu, Anda bisa kebanjiran order. Untuk bisa eksis dalam bisnis ini, Anda tak hanya harus melengkapi diri dengan berbagai jenis peralatan, tapi juga ide konsep foto yang unik.
  1. Jasa fotografi makanan

    Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

    Peluang usaha berikutnya adalah membuka layanan fotografi makanan atau food photography. Jasa ini secara khusus bisa Anda tujukan pada klien yang memiliki usaha rumah makan dan restoran. Jasa food photography, menjadi solusi dalam menghadirkan kesan makanan yang terlihat lebih lezat. Apalagi, ketika foto tersebut ditampilkan pada situs resmi atau di akun media sosial pihak restoran.

  1. Fotografi profil perusahaan
    Kalau Anda sudah memiliki portofolio yang banyak dengan disertai koneksi yang luas, ada potensi usaha dengan pemasukan lebih besar yang bisa Anda peroleh. Potensi usaha tersebut adalah dengan menyasar klien berupa perusahaan yang berkeinginan untuk menyusun company profile.
  1. Jasa fotografi untuk iklan komersial

    Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

    Menawarkan jasa fotografi untuk pembuatan iklan komersial juga bisa jadi pertimbangan. Ketika terjun pada layanan jasa fotografi ini, Anda harus mengetahui trik dalam melakukan teknik still photo. Teknik ini digunakan untuk menampilkan benda mati sehingga terlihat menonjol yang kemudian dipajang untuk poster iklan, baliho, ataupun billboard.

  1. Menjual foto secara online
    Kemudahan dalam mengakses internet juga bisa menjadi sarana bagi Anda untuk menjalankan usaha di bidang fotografi. Saat ini, Anda bisa menjumpai berbagai situs yang menyediakan layanan menjual foto berkualitas. Beberapa di antaranya adalah 500px.com serta Shutterstock.com.

 

Perlengkapan yang Diperlukan untuk Mendirikan Bisnis Fotografi dan Videografi

Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

Ketika menjalankan usaha di bidang fotografi dan videografi, ada beberapa perlengkapan yang wajib digunakan. Anda bisa mendapatkannya dengan membeli secara langsung, atau bisa pula menggunakan layanan sewa kamera. Berikut ini daftar perlengkapan yang harus dipersiapkan:

  1. Kamera DSLR high-end
    Kamera DSLR menjadi modal utama bagi Anda untuk menjalankan bisnis fotografi. Kamera tersebut juga harus merupakan kamera kelas high-end. Kenapa harus kamera high-end? Ketika menjalankan usaha, Anda harus memperlihatkan sosok yang profesional. Profesionalisme itu bisa diperlihatkan dari gear yang digunakan.Selain biar terlihat profesional, kamera DSLR high-end juga memberikan performa jauh lebih baik dibandingkan kamera DSLR murah. Sebagai contoh, pemakaian kamera Canon 1DX Mark II, memungkinkan Anda untuk mengambil 16 foto sekaligus dalam waktu singkat. Fitur seperti itu, tak bisa Anda jumpai pada kamera DSLR yang ditawarkan dengan harga Rp6 jutaan.
  1. Lensa
    Penggunaan lensa menjadi hal penting berikutnya ketika menjalankan usaha di bidang fotografi. Lensa yang digunakan juga tidak satu atau dua lensa, tapi beberapa lensa sekaligus. Dengan menyediakan beragam jenis lensa, Anda pun bisa memperoleh gambar terbaik dalam kondisi apapun.
  1. Pencahayaan

    Bisnis Fotografi Tak Perlu Modal Besar, Pakai Layanan Sewa Kamera Saja! – sewa kamera – pixabay.com

    Perlengkapan fotografi selanjutnya yang perlu disediakan adalah peralatan pencahayaan. Peralatan pencahayaan yang diperlukan bukan saja flash eksternal. Anda juga memerlukan beragam peralatan lainnya, seperti, diffuser, reflektor, payung pemantul, payung transparan, trigger, omni diffuser, softbox, honeycomb, barndoor, ataupun snoot.

  1. Tripod
    Tripod menjadi peralatan yang tak bisa dilewatkan begitu saja ketika Anda menjalankan usaha di bidang fotografi. Pemakaian tripod, memungkinkan Anda untuk bisa memotret dalam kondisi stabil. Pemakaian tripod, secara khusus bisa sangat membantu ketika Anda melakukan sesi pemotretan di alam liar atau tengah berburu foto Galaksi Bimasakti  di malam hari.
  1. Aksesori
    Penggunaan aksesori dalam menjalankan bisnis di bidang fotografi juga harus diperhatikan. Aksesori kamera bisa berupa banyak jenis, termasuk di antaranya adalah filter, mount adapter, memory card, battery grip, dan sebagainya. Pemakaian beragam jenis aksesori itu bisa menunjang aktivitas pemotretan yang bakal dilakukan.
  1. Drone
    Penggunaan drone untuk para fotografer memang bukan menjadi hal yang utama. Namun, keberadaannya, bisa menjadi nilai lebih yang ditawarkan oleh usaha Anda dibandingkan dengan kompetitor. Apalagi, hasil jepretan kamera drone terlihat lebih unik karena menampilkan gambar secara bird view. Tampilan gambar dan video dari drone pun bisa bermanfaat untuk berbagai aktivitas pengambilan gambar, termasuk untuk foto compay profile.
  1. Komputer dengan spesifikasi mumpuni
    Sebagai pelengkap, Anda juga memerlukan keberadaan komputer berspesifikasi tinggi. Komputer ini berguna untuk pemrosesan foto dan video setelah sesi pengambilan gambar. Jenis komputer yang kerap digunakan oleh para fotografer adalah Mac dari Apple. Tak lupa, Anda juga harus melengkapi perangkat komputer tersebut dengan aplikasi untuk pengeditan foto dan video.

Hanya saja, Anda perlu mencermati bahwa kebutuhan peralatan foto dan video, kamera, lensa, serta beragam aksesori tersebut disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan. Ketika Anda menjalankan usaha food photography, tentunya perlengkapan yang dibutuhkan juga berbeda dengan aktivitas untuk pembuatan foto untuk company profile.

Perlengkapan Fotografi dan Videografi untuk Usaha, Beli atau Sewa?

Anda sudah melihat begitu besarnya peluang dalam menjalankan bisnis di bidang fotografi. Di waktu yang sama, untuk menjalankan usaha ini, Anda membutuhkan perlengkapan yang jumlahnya tidak sedikit. Nah, pertanyaannya, apakah Anda harus membeli semua perlengkapan tersebut?

Pada zaman dulu, Anda memang harus membeli semua perlengkapan fotografi tersebut. Namun, pada era modern seperti sekarang, tersedia opsi untuk menyewa perlengkapan kamera. Anda bisa saja memiliki sebagian perlengkapan, seperti kamera, lensa, atau drone. Di sisi lain, Anda bisa memperoleh peralatan tambahan, seperti sewa kamera ekstra ataupun sewa aksesori kamera.

Apalagi, ketika menjalankan bisnis fotografi, Anda tak hanya membutuhkan keberadaan satu unit kamera. Anda harus menyediakan kamera cadangan. Selain itu, Anda juga memerlukan layanan sewa lensa. Apalagi, dalam satu sesi pemotretan, tak menutup kemungkinan kalau Anda bakal membutuhkan beberapa jenis lensa.

Keuntungan dan Kekurangan Menggunakan Layanan Sewa Kamera dan Peralatan Fotografi

Menyewa kamera dan perlengkapan lainnya bisa menjadi solusi untuk menjalankan usaha fotografi. Namun, apakah penggunaan kamera sewaan tersebut memberikan keuntungan? Untuk melihat hal ini secara menyeluruh, Anda harus mempertimbangkan keuntungan sewa kamera dengan disertai kekurangannya.

Ketika memilih menggunakan layanan sewa kamera, Anda akan menemukan 5 keuntungan utama, yakni:

  • Lebih hemat
    Pemakaian layanan sewa kamera, membuat Anda bisa menghemat pengeluaran dalam jumlah yang banyak. Bayangkan saja, dengan menggunakan kamera dengan harga mahal dengan biaya yang murah meriah. Sebagai contoh, kamera Canon EOS-1DX Mark II yang dijual dengan harga mencapai Rp78 juta, bisa Anda gunakan cukup dengan mengeluarkan biaya Rp800 ribu per hari.
  • Menghemat tempat
    Penggunaan layanan sewa kamera dan peralatan fotografi juga bisa membuat Anda menghemat ruang di tempat kerja. Anda tak perlu menyediakan ruang penyimpanan khusus yang ditujukan untuk kamera dan peralatan fotografi. Sebagai gantinya, penyediaan tempat tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyewa kamera.
  • Sarana mencoba perangkat sebelum membeli
    Penggunaan layanan sewa kamera juga bisa menjadi kesempatan Anda untuk mencoba gear sebelum membelinya. Seperti diketahui, Anda akan bisa menjumpai beragam jenis kamera, mulai dari kamera murah, mid-end, hingga high-end yang disewakan. Anda pun bisa mencoba jenis kamera yang sesuai dengan selera masing-masing.Mencoba kamera secara langsung tentu saja sangat jauh berbeda dibandingkan dengan membaca review dari orang lain. Setelah mencoba kamera yang diincar, Anda kemudian bisa memutuskan secara bulat bahwa kamera tersebut memang jenis kamera yang sesuai dengan gaya fotografi Anda.
  • Bisa bepergian dengan peralatan minim
    Penggunaan layanan sewa kamera dan peralatan fotografi juga memungkinkan Anda untuk bepergian dengan cara yang ringkas. Seperti diketahui, biasanya seorang fotografer kerap membawa tas dengan ukuran yang besar. Itupun jumlahnya bisa lebih dari satu.Kondisi berbeda ketika Anda menggunakan layanan penyewaan kamera. Anda bisa bepergian ke lokasi pemotretan dengan barang bawaan yang minimal. Anda dapat saja hanya membawa kamera cadangan dengan disertai satu unit lensa. Sementara itu, kamera utama, lensa pendukung, dan peralatan lain, bisa disewa di lokasi pemotretan.
  • Tak perlu memikirkan perawatan kamera
    Ketika menggunakan layanan sewa kamera, Anda juga tak perlu memikirkan perawatannya. Perlu diketahui, perawatan kamera harus dilakukan secara cermat. Perawatan yang salah, bisa mengakibatkan kamera cepat rusak. Sebagai contoh, Anda harus menyediakan dry box sebagai tempat menyimpan kamera. Di samping itu, Anda juga harus memastikan bahwa lensa serta bagian dalam kamera terjaga kebersihannya.Meski begitu, penggunaan layanan sewa kamera bukanlah solusi yang sempurna dalam menjalankan usaha fotografi. Anda juga harus bersiap untuk menghadapi beberapa kendala yang bisa muncul akibat pemakaian kamera sewaan, yakni:
  • Pemakaian kamera terbatas
    Ketika menggunakan layanan sewa kamera, Anda tak bisa menggunakan kamera sesuka hati. Pemakaiannya terbatasi oleh durasi penyewaan. Sebagai contoh, ketika Anda menyewa kamera dengan durasi 3 hari, maka pengembaliannya harus dilakukan tepat waktu. Kalau tidak, bakal ada denda yang harus dibayarkan sesuai dengan ketentuan dari pihak pengelola usaha persewaan kamera.
  • Kamera tak selalu dalam kondisi terbaik
    Kekurangan berikutnya, kamera serta peralatan fotografi yang Anda sewa, bisa jadi berada dalam kondisi yang tak sempurna. Apalagi, kamera dan peralatan tersebut telah digunakan berulang kali, oleh tangan yang berbeda. Jadi, tak heran kalau pengalaman menggunaan kamera sewaan pun bakal jauh berbeda dibandingkan menggunakan kamera miliki pribadi yang telah biasa Anda pakai.

Hal yang harus Diperhatikan saat Menyewa Peralatan Foto dan Video

Setelah mempertimbangkan untung rugi ketika menyewa kamera dan peralatan fotografi, Anda juga tak bisa secara langsung menggunakan kamera sewaan. Ada hal-hal lain yang perlu Anda perhatikan ketika memutuskan untuk menggunakan layanan sewa kamera, yakni:

  1. Tingkat pemakaian kamera
    Ketika mempertimbangkan untuk membeli atau menyewa kamera, hal pertama yang harus diperhatikan adalah tingkat pemakaiannya. Sebagai contoh, dalam rentang satu bulan, seberapa banyak kamera Anda gunakan untuk sesi foto bersama klien? Kalau tingkat pemakaiannya mencapai 20 hari per bulan, Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli kamera. Namun, kalau tingkat pemakaiannya hanya sekitar 10 hari per bulan, menggunakan kamera sewaan tentu jadi pilihan yang bijak.
  1. Tarif sewa kamera
    Faktor berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah tarif sewa yang dikenakan oleh pihak pengelola rental kamera. Perhitungan tarif sewa tersebut harus disesuaikan dengan tarif penggunaan jasa fotografi yang Anda patok. Sebagai contoh, ketika Anda menyediakan layanan fotografi dengan tarif murah, maka sebaiknya gunakan pula gear dengan tarif sewa yang murah. Lain halnya kalau Anda menawarkan jasa fotografi dan videografi untuk segmen menengah ke atas. Kamera sewaan yang digunakan juga harus seimbang dengan harga jasa Anda.
  1. Pilihan kamera dan peralatan fotografi yang disewakan
    Ketika memilih layanan penyewaan kamera, Anda juga harus memperhatikan pilihan kamera serta peralatan fotografi yang mereka sediakan. Pastikan bahwa mereka menyediakan beragam opsi kamera, lensa, serta peralatan fotografi lain. Dengan begitu, Anda pun mencoba pengalaman menggunakan berbagai jenis kamera yang mungkin saja ke depannya bakal menjadi salah satu gear favorit.
  1. Ketentuan layanan penyewaan kamera
    Tips terakhir ketika menggunakan layanan sewa kamera adalah dengan memperhatikan ketentuan dari pihak pengelola. Pastikan Anda membacanya secara cermat, terutama berkaitan dengan denda keterlambatan, deposit uang yang harus diberikan, ataupun bagaimana ketika terjadi kerusakan pada kamera yang disewa.

Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, Anda juga harus memastikan bahwa kamera yang disewa dalam kondisi baik. Periksa kondisi fisik dan cek pula apakah kamera tersebut berfungsi dengan baik. Hal ini wajib dilakukan, dengan begitu kerusakan yang sebelumnya telah ada, tidak akan dibebankan kepada Anda.

Dengan penjelasan panjang lebar tentang potensi serta peluang usaha menjalankan bisnis fotografi dengan modal minim tersebut, Anda bisa pula menjadi salah satu pelaku usahanya. Anda pun tak perlu bingung dalam mencari layanan sewa kamera dan peralatan fotografi terbaik. Solusinya, Anda tinggal menghubungi Pondok Lensa.

Pondok Lensa menghadirkan layanan sewa kamera dan berbagai peralatan fotografi dengan cara yang mudah. Anda dapat melakukan pemesanan kamera lewat SMS, WhatsApp, atau layanan chatting online di situs resmi Pondok Lensa. Selanjutnya, kamera atau peralatan fotografi yang Anda sewa, bisa diambil pada jam serta lokasi yang telah ditentukan. Setelah itu, Anda pun bisa menggunakan kamera sewaan sepuasnya sesuai dengan tenggat waktu pengembalian.

Tidak begitu sulit untuk memulai langkah menjadi pengusaha di bidang fotografi, kan? Dengan selalu belajar mengenai teknik-teknik fotografi, siapapun bisa melakukannya. Termasuk Anda!